PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBENTUK SISWA BERKUALITAS: COMMUNITY INVOLVEMENT PROGRAMME SMP EDU GLOBAL BANDUNG - SMP Edu Global Bandung - Integrated Cambridge School

Welcome to

SMP Edu Global Bandung

Smart | Righteous | Talented

PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBENTUK SISWA BERKUALITAS: COMMUNITY INVOLVEMENT PROGRAMME SMP EDU GLOBAL BANDUNG


 ABSTRACT

Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk siswa yang berkualitas, tidak

hanya dalam aspek akademik tetapi juga dalam pengembangan sikap, moral, dan keterampilan

sosial. Community Involvement Programme (CIP) di SMP Edu Global Bandung menjadi salah

satu model pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran seni dengan penguatan karakter.

Artikel ini membahas bagaimana keterlibatan siswa dalam kegiatan seni dan layanan masyarakat

dapat membentuk karakter yang unggul serta memberikan pengalaman belajar yang lebih

bermakna. Selain itu Pendidikan karakter menjadi aspek fundamental dalam membentuk siswa

berkualitas, Salah satu pendekatan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter adalah

melalui kegiatan seni, seperti pertunjukan drama musikal. Artikel ini membahas bagaimana

pertunjukan drama musikal "Euphoria" yang merupakan bagian dari Community Involvement

Programme di SMP Edu Global Bandung berkontribusi dalam pendidikan karakter siswa.

Dengan pendekatan studi kasus dan kajian pustaka, artikel ini menyoroti peran seni budaya

dalam pembentukan karakter serta dampaknya terhadap perkembangan siswa.

Keywords: Pendidikan karakter, seni, pembelajaran berbasis pengalaman, Community

Involvement Programme


Pendahuluan

Di era globalisasi, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek kognitif tetapi juga harus

memperkuat aspek afektif dan psikomotorik. Pendidikan karakter menjadi elemen penting dalam

membentuk individu yang memiliki integritas, empati, serta tanggung jawab sosial. Salah satu

pendekatan yang efektif adalah melalui Community Involvement Programme (CIP), di mana

siswa terlibat langsung dalam kegiatan berbasis seni dan sosial. Pendidikan karakter merupakan

upaya membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki

integritas, tanggung jawab, dan empati dalam kehidupan sosial. Menurut Lickona (1991),

pendidikan karakter adalah upaya sadar untuk membantu seseorang memahami, merasakan, dan

melakukan nilai-nilai yang baik. Dalam konteks pendidikan formal, seni budaya menjadi sarana

efektif untuk menanamkan nilai-nilai tersebut.

Pertunjukan drama musikal "Euphoria" yang diselenggarakan oleh SMP Edu Global Bandung

merupakan contoh nyata bagaimana pendidikan seni budaya dapat menjadi media pembelajaran

karakter bagi siswa. Melalui keterlibatan dalam produksi seni ini, siswa tidak hanya mengasah

keterampilan artistik tetapi juga belajar mengenai kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab.


Metode Penelitian

Artikel ini menggunakan metode studi kasus dengan menganalisis dampak pertunjukan drama

musikal terhadap pendidikan karakter siswa di SMP Edu Global Bandung. Selain itu, kajian

pustaka digunakan untuk memperkuat landasan teori terkait seni budaya dalam pendidikan

karakter.

Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Seni

Seni merupakan medium yang efektif dalam membangun karakter siswa. Melalui seni, siswa

dapat mengekspresikan perasaan, memahami nilai-nilai estetika, serta mengembangkan sikap

kritis dan kreatif. Kegiatan seni dalam CIP SMP Edu Global Bandung mencakup karya senin

rupa bertema sosial, pertunjukan drama edukatif, serta pembuatan produk seni berbasis

lingkungan. Semua kegiatan ini mengajarkan nilai kerja sama, ketekunan, dan tanggung jawab.

Community Involvement Programme: Menghubungkan Seni dengan Pendidikan Karakter

CIP memberikan pengalaman langsung bagi siswa untuk terlibat dalam komunitas dan

memahami permasalahan sosial. Melalui seni, mereka tidak hanya menyalurkan kreativitas tetapi

juga memberikan kontribusi nyata. Beberapa kegiatan dalam CIP yang berfokus pada seni dan

pendidikan karakter antara lain:

  • Drama dan pertunjukan seni: Pementasan teater yang mengangkat isu sosial, seperti

kepedulian terhadap lingkungan dan toleransi. Pendidikan Karakter dalam Seni Budaya

Seni budaya berperan dalam pembentukan karakter melalui berbagai aktivitas kreatif.

Menurut Ki Hadjar Dewantara (2013), seni merupakan media efektif untuk menanamkan

nilai-nilai moral karena melibatkan pengalaman emosional dan sosial secara langsung.

Dalam drama musikal, siswa diajak untuk bekerja dalam tim, memahami peran masing-

masing, dan menampilkan ekspresi diri secara kreatif.

  • Drama Musikal "Euphoria" sebagai Sarana Pembelajaran Karakter

Drama musikal "Euphoria" bukan hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga sebuah

proses pembelajaran yang kompleks. Dalam persiapan dan pelaksanaannya, siswa

mendapatkan berbagai pengalaman berharga:

  • Kerja Sama: Setiap siswa memiliki peran masing-masing, baik di atas panggung

maupun di belakang layar.

  • Disiplin: Latihan yang intensif mengajarkan siswa pentingnya komitmen dan

ketekunan.

  • Kepercayaan Diri: Melalui pertunjukan di depan audiens, siswa belajar mengatasi

rasa takut dan meningkatkan kemampuan komunikasi.

  • Kreativitas: Drama musikal mendorong siswa untuk berpikir kreatif dalam

menyampaikan cerita dan emosi.


Gambar

Pertunjukan Drama Musikal "Euphoria"

(Sumber: Dewi Mustikasari, 2025)

  • Seni daur ulang: Pembuatan karya seni dari limbah rumah tangga untuk mengajarkan

prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Dampak CIP terhadap Pembentukan Karakter Siswa

Melalui keterlibatan dalam kegiatan berbasis seni, siswa mengalami berbagai manfaat, di

antaranya:

1. Peningkatan Empati dan Kesadaran Sosial: Siswa lebih memahami kondisi

masyarakat dan berlatih untuk berkontribusi secara aktif.

2. Penguatan Kreativitas dan Problem Solving: Seni mengajarkan siswa untuk berpikir

out-of-the-box dan mencari solusi kreatif dalam berbagai situasi.

3. Peningkatan Disiplin dan Tanggung Jawab: Melalui kerja tim dalam proyek seni,

siswa belajar pentingnya ketepatan waktu, kerja keras, dan komitmen.


Kesimpulan

Pendidikan karakter melalui seni dalam Community Involvement Programme di SMP Edu

Global Bandung memberikan dampak positif dalam membentuk siswa yang tidak hanya cerdas

secara intelektual tetapi juga memiliki nilai-nilai moral yang kuat. Integrasi seni dalam

pendidikan karakter menjadi pendekatan yang efektif dalam menciptakan individu yang siap

menghadapi tantangan global dengan etika dan empati yang tinggi. Selain itu juga Pendidikan

karakter melalui seni budaya, khususnya drama musikal, terbukti efektif dalam membentuk

siswa yang berkualitas secara akademik maupun sosial. Pertunjukan drama musikal "Euphoria"

di SMP Edu Global Bandung memberikan pengalaman belajar yang mendalam, di mana siswa

tidak hanya berpartisipasi dalam proses kreatif tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai karakter

penting seperti kerja sama, disiplin, dan empati. Oleh karena itu, integrasi seni budaya dalam

kurikulum sekolah perlu lebih diperkuat untuk menciptakan generasi yang berkarakter unggul.

Dengan mengacu pada konsep dan teori dalam buku-buku ini, implementasi pendidikan karakter

melalui seni dapat terus dikembangkan untuk menciptakan generasi yang lebih baik dan

berkualitas.


Referensi Buku:

1. Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and

Responsibility. Bantam Books.

2. Eisner, E. W. (2002). The Arts and the Creation of Mind. Yale University Press.

3. Gardner, H. (1983). Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. Basic Books.

4. Suyanto, S. (2013). Pendidikan Karakter di Sekolah: Konsep dan Aplikasinya. PT

Remaja Rosdakarya.

5. Dewey, J. (1934). Art as Experience. Minton, Balch & Company.

6. Eisner, E. (2002). The Arts and the Creation of Mind. Yale University Press.

7. Ki Hadjar Dewantara. (2013). Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka. UST

Press.

8. Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and

Responsibility. Bantam Books.

9. Widiastuti, T. (2019). Pendidikan Karakter Berbasis Seni dan Budaya. Pustaka Pelajar.



Author: Dewi Mustikasari,S.Sn.,M.Sn

Please write your comments

Join EGS to become a great future leader. Now!